Seiring perkembangan zaman, teknologi informasi dan komunikasi akan semakin meningkat. Maka dari itu pola pembelajaran juga harus dirubah mengikuti perubahan zaman yang disebabkan oleh perkembagan teknologi. Dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi ini setidaknya pendidik juga harus mampu menguasai dan mau menggunakan teknologi.
Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam Teknologi Pembelajaran Pendidikan Luar Sekolah juga dilakukan dalam rangka meningkatkan efektifitas dalam pelaksanaan proses pembelajaran yang pada akhirnya dapat meningkatkan hasil belajar serta mutu dari para peserta didik atau pun warga belajar. Beberapa manfaat dari teknologi informasi dan komunikasi dalam pendidikan luar sekolah sebagai berikut:

Dengan dimanfaatkannya teknologi dalam media pembelajaran dalam proses belajar dan mengajar, akan mempermudah cara pengajar dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan peserta didiknya. Dan akan mempermudah bagi peserta didik pada saat mereka hendak belajar secara mandiri. Karna jika teknologi informasi dan komunikasi dimanfaatkan dengan baik, maka proses pembelajaran akan berlangsung dengan kondusif dan inovatif.
Pemanfaatan mungkin merupakan kawasan teknolohi pembelajaran tertua diantara kawasan-kawasan yang lain, karena penggunaan audio visual secara taratur mendahului meluasnya perhatian terhadap desain dan produksi media pembelajaran yang sistematis.
Pemanfaatan adalah aktivitas menggunakan proses dan sumber untuk belajar. Mereka yang terlibat dalam pemanfaatan mempunyai tanggungjawab untuk mencocokkan pemelajar dengan bahan yang aktivitas yang spesifik, menyiapkan pemelajar agar dapat berinteraksi dengan bahan dan aktivitas yang dipilih, memberikan bimbingan selama kegiatan, memberikan penilaian atas hasil yang dicapai pemelajar, serta memasukkannya ke dalam prosedur organisasi yang berkelanjutan.
Fungsi kawasan pemanfaatan penting karena membicarakan kaitan pemelajar dengan bahan atau system pembelajaran. Jelas fungsi ini sangat kritis penggunaan olej pemelajar merupakan satu-satunya raison d’etre dari bahan pembelajaran. Kawasan pemanfaatan ini mempunyai jangkauan aktivitas dan strategi mengajar yang luas.
Dengan demikian pemanfaatan menuntut adanya penggunaan, diseminasi, difusi, implementasi dan pelembagaan yang sistematis. Fungsi pemanfaatan penting untuk memperjelas pemelajar dengan bahan atau system pembelajaran.
Ada empat kawasan pemanfaatan teknologi pembelajaran, yaitu:
Pemanfaatan media adalah penggunaan yang sistematis dari sumber untuk belajar. Difusi inovasi adalah proses berkomunikasi melalui strategi yang terencana dengan tujuan untuk diadopsi. Implementasi dan pelembagaan. Implementasi adalah penggunaan bahan dan strategi pembelajaran dalam keadaan yang sesungguhnya (bukan yang tersimulasikan). Sedangkan pelembagaan adalah penggunaan yang rutin dan pelestarian dari inovasi pembelajaran dalam suatu struktur atau budaya organisasi. Kebijakan dan regulasi adalah aturan dan tindakan dari masyarakat (atau wakilnya) yang mempengaruhi difusi atau penyebaran dan penggunaan teknologi pembelajaran.
telegram @tanpatinta