A. OBSERVASI
PENGERTIAN
Usaha pengamatan yang dapat dianggap merupakan salah satu cara penelitian yang paling sesuai bgi para ilmuan dalam bidang ilmu-ilmu sosial.
B. WAWANCARA
Wawancara adalah percakapan dengan maksud tertentu. Percakapan itu dilakukan oleh dua pihak yaitu pewawancara dan yang diwawancarai.
Menurut Lincoln dan Cuba (1985:266), maksud mengadakan wawancara antara lain:
Ciri Khas Wawancara
A. Informasi dicatat Peneliti
B. Hubungan antara Pewawancara dan yang diwawancarai diatur dalam cara khusus
C. Keluwesan yang dapat dipertimbangkan dalam format wawancara
D. Pertanyaan dan Jawaban Verbal
Jenis – jenis Wawancara
Persiapan dan sikap dalam wawancara
Bentuk – bentuk pertanyaan
Strategi dan taktik berwawancara
Pencatatan data wawancara
Pencatatan dari data wawancara dapat dilakukan :
a. Kelebihan Wawancara
b. Kekurangan Wawancara
C. KUESIONER
Fungsi Kuesioner
Ada dua fungsi yakni :
informasi yang didapatkan bisa memberikan gambaran tentang beberapa ciri individu, atau kelompok, misalnya jenis kelamin, usia, tahun pendidikan, pekerjaan dll
Suatu fungsi utama hanya lainnya dari kuesioner adalah ukuran dari variabel individu atau kelompok
Kuesioner respons yang ditentukan mengandung sejumlah soal (pernyataan atau pertanyaan) piliha yang ditentukan
Kuesioner Terbuka ditandai oleh sejumlah pertanyaan jawaban pendek atau panjang dari para responden
b. Tipe penyebaran kuesioner
1) Koesioner yang dipoposkan
Metode ini hanya berupa mempoposkan suatu kuesioner dari jauh kepada sejumlah subyek yang telah ditunjuk sebelumnya .
2) Pemberian kuesioner tatap muka
Untuk memeriksa kuesiner agar mengisinya di hadapan peneliti atau para asistenya
a) Panjang kuesioner
Satu keakinan umum , bahwa koesioner yang lebih pendek akan dikembalikan atau diisi lebih sering dari pada koesioner yang panajang .
b) Isi koesioer
Suatu kuesioner yang meminta para responden pribadi mereka .
c) Keanoniman
Satu anggapn umum lainnya adalah bahwa orang lebih mungkin membalas suatu koesioner sejauh keanoniman mereka terpelihara atau terjamin .
d) Beberapa factor lain
Faktor seperti tipe prangko yang digunakan ( misalnya, materai, cap pribadi,pengiriman khusus , dan sebagainya ) .
Koesioner digunakan dalam suatu penelitihan, maka ada dua langkah ang dianjukan untuk diambil . Langkah pertama adalah mengadakan suatu diskusi dengan sarjana lain atau pejabat yang mempunyai perhatian terhadap proyek – penelitian itu . Maksudna diskusi itu adalah untuk mendapatkan saran mereka untuk lebih menyempurnakan kuesionernya. Langkah kedua adalah melakukan suatu usaha percobaan dengan menggunakan kuesioner tadi . Maksudnya untuk mengetahui apakah tiap-tiap pertanyaan didalam koesioner itu mudah dapat dipahami oleh responden .
D. DOKUMENTASI
Dokumentsi merupakan sumber data yang tidak dibatasi ruang dan waktu. Data dikumpulkan untuk tujuan ilmiah yang tidak terikat konteks ruang dan waktu sebagai mana data yang mula-mula dikumpulkan
adalah catatan atau karangan seseorang secara tertulis tentang tindakan, pengalaman, dan kepercayaannya .Diantara berbagai macam doumen pribadi yang dibahas tiga buah adalah buku harian , surat pribadi , dan autobiografi
Dokumen resmi terbagi atas okumen internal dan dokumen eksternal . Dokumen internal berupa memo, pengumuman ,intruksi, aturan suatu lembaga masyarakat tertentu yang digunakan dalam kalangan sendiri.
Untuk memanfaatkan dokumen yang padat. Isi biasanya digunakan tehnik tertentu, tehnik yang paling umum digunakan ialah content, analisis, atau dinamakan kajian isi
a. Keuntungan .
Cara untuk memperluas pengetahuan ilmiah secara efesien dan keingintahuan intelektual dari pada mengunakan informasi yang sudah ada . Informasi darri beberapa lingkungan kebudayaan diuji kebenarannya . Meskipun beberapa hambatan menghadang perolehan data yang sesuai dengan basis lintas budaya , namun penggunaan sumber sekunder tidak bias diabaikan .
b. Kerugian .
Data tidak sesuai dengan ketegori dan klasifikasi yang dimimpikannya dimana beberapa variabel penting dihilangkan atau tidak dicatat cara yang mendukung kegunaanya sebagai data dan sebagainya , bias menimbulkan kesangsian ang serius tentang semua kebaikan sumber
Oleh
Gita Amanda dan Kelompok 4
PLS UNESA
#TemanImadiklus volunteer imadiklus